Sejarah…

Sering kali murid-murid di sekolah menyepelekan pelajaran sejarah. Membosankanlah, tidak menariklah, atau apalah. Padahal menurut saya sih, dengan belajar sejarah itu banyak manfaatnya. Salah satunya adalah Kita jadi tahu peristiwa-peristiwa penting di masa lalu dan mengambil hikmah dari peristiwa-peristiwa tersebut. Sebagai contoh, jika kita belajar tentang sejarah Indonesia, kita akan tahu bagaimana kondisi pada masa penjajahan, bagaimana sulitnya mencapai kemerdekaan, dan betapa sulit juga untuk mempertahankan kemerdekaan. Hikmahnya? Salah satunya adalah kita dapat lebih menghargai perjuangan para pahlawan yang membawa Indonesia menjadi negara yang merdeka dan sudah seharusnya meneruskan perjuangan mereka untuk terus memajukan Indonesia. #klise banget ya…😀

Dan sejarah ternyata tidak hanya terdapat dalam mata pelajaran Sejarah saja. Dalam bidang sistem informasi, ada yang disebut dengan data historis/data sejarah, yaitu data masa lalu yang tersimpan dalam suatu database. Seperti halnya sejarah perjuangan Indonesia, data historis juga memiliki banyak hikmah/manfaat. Misalkan, data historis tentang penjualan, yaitu data penjualan selama beberapa tahun. Kita dapat menggunakannya untuk melihat tren penjualan di masa lalu sehingga dapat memprediksi tren penjualan di masa depan. Manfaat lain, jika kita mengetahui tren penjualan, misalnya, maka kita dapat menentukan kapan waktu yang tepat untuk melakukan promosi produk. Kita juga dapat memprediksi berapa penjualan pada masa mendatang sehingga kita dapat menentukan tingkat produksi barang tersebut. Dan masih banyak manfaat lainnya.

Tentu saja untuk memberikan manfaat, data bersejarah/data historis masih perlu diolah, yaitu dengan menggunakan Online Analysis Processing (OLAP) di mana salah satu komponennya adalah data warehouse, yaitu sebuah gudang data yang terdiri atas tabel fakta dan tabel dimensi sehingga sebuah data dapat dianalisis dari berbagai dimensi. Contoh : data penjualan dapat dianalisis dari dimensi waktu (melihat tren penjualan dari waktu ke waktu), dari dimensi tempat/toko (melihat data penjualan untuk tiap-tiap toko), dimensi produk (melihat data penjualan untuk tiap-tiap produk), dan dimensi-dimensi yang lain. Komponen OLAP yang lain yaitu data mining, digunakan untuk menggali sebuah informasi dari data –data masa lalu/data historis tentunya– dengan berbagai teknik : eksplorasi, klasifikasi, clustering, dan association rule. Salah satu manfaat dari data mining dapat kita lihat dari penentuan penempatan barang di sebuah mall. Misalkan dari data historis, ternyata barang-barang yang paling banyak dicari pada saat belanja di mall adalah kebutuhan sehari-hari, seperti buah-buahan, bumbu dapur, minyak goreng, dan peralatan mandi. Oleh karena itu, barang-barang tersebut diletakkan di bagian paling depan sehingga pembeli lebih mudah dalam berbelanja. Contoh lain, misalkan dari data historis ternyata diketahui bahwa setelah membeli minuman, ternyata pembeli membeli juga roti misalnya. Maka minuman dan roti diletakkan pada tempat yang berdekatan, lagi-lagi untuk memudahkan pembeli.

Begitulah… Data historis yang telah diolah dapat memberikan banyak manfaat dalam berbagai bidang, dengan catatan pengolahan data dilakukan dengan benar. Dan masih seputar sejarah atau history, saya jadi ingat beberapa hari lalu saya membaca salah satu history chat di email saya. Chat dengan seseorang ketika saya hendak meninggalkan Lubuk Linggau menuju Surabaya. Pamitan ceritanya. Baca-baca history chat itu, seharusnya ada satu kalimat yang mungkin seharusnya saya tulis, yaitu “ennggg, maaf, sebenarnya saya (pernah) suka kamu lho…”. Sebenarnya dulu sempat berpikir untuk menuliskan kalimat tersebut, tetapi saya mengurungkannya, karena status dia saat itu sudah terikat dengan orang lain. hiksss… #curcol😀

Dari uraian yang panjang lebar, tidak jelas, dan temanya agak kemana-mana di atas😀 , dapat disimpulkan bahwa manfaat dari sejarah adalah kita dapat mengetahui atau mengingatkan kita akan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa lalu dan juga dapat mengambil hikmah dari kejadian pada masa lalu tersebut, tentunya dengan proses lebih lanjut (analisis, perenungan, dll).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s