Minute of My Third Sibling* Coming

Surabaya, Selasa 29 Desember 2009

Iseng-iseng baca inbox di hp-ku ternyata jadi pingin buat postingan mengenai rangkaian SMS dari adikku di pemalang yang berisi detik-detik proses melahirkan yang dialami ibuku. Ya, itung-itung buat pengingat saja.

Setelah 17 tahun tidak mengandung dan melahirkan bayi, hari itu ibuku menjalani proses yang pastinya sangat berat bukan hanya karena beliau sudah lama tidak melahirkan tetapi juga karena usia ibuku yang sudah agak lanjut. Namun, Alhamdulillah, atas rahmat dan kebesaran Allah semua bisa berjalan dengan lancar dan selamat. Berikut ini adalah rangkaian SMS tersebut dan responku pada saat menerima sms tersebut (agak didramatisir sih, hehe…).

 15:09:32

SMS : “Aslm.ms zal,mae ws meh mlhrkan ki,lg pembukaan”.

Aku : agak kaget karena perkiraan dari dokter ibuku akan melahirkan pada awal tahun 2010 tetapi berharap semoga ibuku bisa melahirkan secara normal tanpa operasi.

 pukul 17:16:46

SMS : “Ms zal,nek jm 6 mae durung iso lahir,arep dgwa mareng rmh skt.kwe dongo terus yo,men mae karo anke slamet”.

Aku : mulai ada kekhawatiran jangan-jangan ibuku harus operasi. Namun, tetap berdoa semoga bisa lancar dan masih berharap melahirkan dengan jalur normal. (ternyata setelah diperhatikan sms ini agak aneh pada “nek jm 6 mae during iso lahir”. Seharusnya kan durung iso melahirkan…tp tak apalah, yang penting maksud sebenarnya begitu)

 17:45:05

SMS : “Ms zal,mae ape gowo maring rumah sakit”.

Aku : smsnya singkat tapi membuatku semakin khawatir ibuku akan menjalani operasi. Operasi. Sebuah kata yang bisa dibilang menyeramkan bagiku. Namun, seperti sebelum-sebelumnya aku tetap berharap semoga proses persalinan berjalan lancar dan ibuku dan adikku bisa selamat.

 20:00:37

SMS : “Ms zal,insya Allah jm10 mae arep d operasi cesar..ki aq, lia pae lg nang santa maria”.

Aku : benar saja, ibuku ternyata harus menjalani operasi cesar. Kekhawatiran yang menjadi kenyataan dan ini membuatku semakin deg-degan dan tidak konsen dalam belajar (keesokan harinya kelasku ada kuis matematika diskrit).

 22:52:14

SMS : “Ms zal,kye ws manjeng R.Oprasi,”.

Aku : sms yang singkat, padat, dan benar-benar pemalang sekali bahasanya. H2S, harap-harap selamat–bukan H2C harap-harap cemas, karena aku menginginkan semua berjalan lancar dan selamat. Operasinya tidak sesuai dengan yang diperkirakan alias molor (kalo yang ini benar-benar Indonesia sekali…:D). Yang bisa kulakukan hanya berdoa agar operasinya berjalan lancar dan selamat.

 23:38:50

SMS :”Ms zal,alhmdulllh ws lhr wad0n.”.

Aku : Alhamdulillah…aku dapat adik lagi…perempuan lagi…tapi tak ape lah, yang penting selamat. Benar-benar klimaks. Namun, ada satu.tp yang kurang. Kondisi ibuku bagaimana?

30 Desember 2009

  01:05:56

SMS : “Mae ws metu kade ruang operasi”.

Aku : Ya, aku sempet menelepon dan bertanya-tanya bagaimana kondisi ibuku. Namun sms ini bisa membuat hatiku semakin tenang.

 01:07:26

SMS : “Ws sadar.tp ijeh lemes..”.

Aku : hatiku semakin tenang dan bersyukur akhirnya semuanya berjalan lancar dan selamat walaupun harus melalui jalan operasi dan berharap semoga ke depannya ibuku dan adikku bisa sehat semua. Aku pun kembali belajar untuk mempersiapkan diri menghadapi kuis matematika diskrit—satu hal lain yang juga membuatku deg-degan😀.

Note :*sibling = istilah yang dipakai dalam graph theory(matematika diskrit) yang berarti anak yang berasal dari orang tua yang sama; saudara kandung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s