Berangkat Tes Wawancara….2)

Lanjutan dari cerita sebelumnya, beberapa saat setelah aku bertemu dengan orang yang–menurutku–mirip dengan vokalis d’masiv keluar pengumuman bahwa pesawat dengan tujuan Manado siap diberangkatkan dan penumpang dimohon segera memasuki pesawat. Aku melihat orang yang mirip vokalis d’masiv tersebut bersama rombongannya-mungkin anggota band d’masiv lainnya-ikut masuk ke pesawat tersebut. Mungkin mereka ada konser di Manado, begitu pikirku. Setelah itu kembali ada pengumuman bahwa penerbangan menuju Surabaya mengalami keterlambatan sekitar setengah jam. Yah…Indonesia banget nih… tapi ga apa lah kan cuma setengah jam.

Sekitar pukul 11 kurang seperempat penumpang pesawat jurusan jakarta-surabaya dipersilakan masuk. Aku dan semua penumpang lainnya pun masuk ke pesawat dan seperti biasanya setelah peragaan prosedur kesalamata, pesawat pun berangkat. Penerbangan dari Jakarta-Surabaya memakan waktu kurang lebih satu jam dan sekitar pukul 12.00 WIB pesawat kami tiba di bandara Juanda Surabaya (padahal sebenarnya sih bandaranya di sidoarjo).

Sesampainya di bandara aku menghubungi temenku, sigit namanya, untuk menanyakan di mana kami akan bertemu karena rencananya aku akan menginap di rumahnya selama aku di Surabaya. Lumayan lah ngirit ongkos penginapan😀. Akhirnya diputuskan kami bertemu di dekat rel kereta api pertama dari bandara. Pas di tempat itu aku dan Sigit bertemu dan kemudian meluncur dengan menggunakan sepeda motor menuju rumah yang ditempati Sigit. Kami sempat mampir cukup lama di tempat kerja temenku ini, yaitu Kantor Wilayah PLN Surabaya. Maklum hari Jumat masih hari kerja dan pada hari Sabtu Minggu pun dia masih sering masuk kantor karena memang beban pekerjaan yang cukup banyak (salut buat temanku yang satu ini, ora sia-sia kowe bos dadi wong pemalang :D).

Setelah itu kami meluncur ke rumahnya sSgit dan setelah sekitar setengah jam bersepeda motor kami nyampai juga di tempat itu. Aku yang masih kecapekan tertidur setelah mengerjakan sholat ashar dan bangun sekitar pukul setengah 7 sehingga telat mengerjakan shalat maghrib karena berbeda dengan Lubuklinggau yang maghrib-nya pada jam 6 lewat, di surabaya maghrib pada sebelum jam 6. Malamnya aku berusaha tidur cepat untuk mempersiapkan fisik agar lebih segar. Namun, karena tadi sore sudah tidur dan juga karena obrolan dengan teman yang lama sudah tidak bertemu sehingga malam itu aku susah tidur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s